Download Laporan

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Site Desgn

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Site Design

Beberapa yang saya analisis dalam site design, yaitu :
1. Home Page
2. Navigation
3. Interface pada search engine
4. Interface Menu

Image dan Photograph

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

1.3.4 Images and photographs

Menurut Jacob Nielson gambar dan photograph:

Membuat contet cepat dan berguna untuk memecahkan masalah-masalah para pengunjung.

ü Meminimumkan grafik yang serampangan.

ü Panen dan skala (keterkaitan tingkatkan pengurangan gambaran).

Make your content fast and useful to solve users problems.

Menurut saya dari web tersebut kurang memperhatikan kepada para pengunjung terutama mengenai gambar dan photo-photo. Padahal para pengunjung lebih tertarik pada berita yang disertai dengan gambar karena untuk memperjelas dan memahami berita-berita.

Saya hanya menemukan sebagian berita-berita yang disertai dengan gambar.

Multimedia

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Multimedia

Tidak menunjukan preview gambar dan tidak memberikan ukuran file.

Online Documentation

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Menurut Jacob Nielson :

  • Pangkas halaman screenshots (Trim page screenshots)
  • Dapat dicari (Searchable)
  • Meliputi banyak contoh-contoh (Trim page screenshots )
  • Berorientasi tugas ( Task-Oriented)
  • Model konsep (Conceptual Model)
  • Mengintegrasikan daftar kata (Glossary integrated )
  • Meringkas (Be brief)

Dokumentasi-dokumentasi tidak memberikan banyak contoh-contoh dan banyak keterangan-keterangan atau text-text yang kurang memberikan penjelasan dari berita-beritanya. Dengan banyaknya text-text yang kurang dekat dengan isi beritanya akan memboroskan spase content dan membuat scroll yang panjang.

Legibility

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Legibility (mudah dibaca)

Menurut Jacob Nielson untuk text-text :

  • Menggunakan warna kontras yang optimum (warna text yang berwarna hitam pada warna latarbelakang putih yang terbaik.
  • Menggunakan yang menarik atau latarbelakang yang sulit dipisahkan.
  • Menggunakan font yang cukup besar.
  • Membuat text yang bersifat static, text yang berjalan merupakan lebih keras untuk dibaca.
  • Text berlurus rata kiri.

Saya menemukan text yang berjalan dan terlalu cepat yang membuat saya cepat terganggu karena daya tarik mata cepat sekali menangkap text tersebut. Menurut saya text tersebut juga mempengaruhi dan mengganggu para penggunjung sehingga membuat pengunjung cepat terganggu.

Kemudian untuk text-text link juga saya menemukan link yang memberikan dekripsi detilnya, bila mouse saya letakan di atas link tersebut memunculkan atau menampilkan deskirpsi link tersebut. Tetapi link-link tersebut tidak semua diberikan deskripsi sehingga membuat pengunjung merasa terpaksa harus menulusuri link tersebut bila menginginkan untuk mengetahui informasi link tersebut.

Content Design

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Content Design

Yang saya analisis dalam Content Design adalah sebagai berikut :

1. legibility
2. Online Documentation
3. Multimedia
4. Image dan Photograph
5. Animasi

Style Sheet

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

ü Membuat isi dan presentasi terpisah

ü Gunakan suatu stylesheet yang terhubung semua halaman di dalam lokasi, yang dirancang oleh suatu, pusat, desain kelompok

ü Authors dapat menggunakan stylesheets yang individu, merekomendasikan ditempelkan

ü Pastikan stylesheets bekerja

Menurut saya sytle sheet pada link-link tidak terhubung ke dalam pusat link(membuat link dengan manual/berdiri sendiri). Dan membuat isi dan presentasi tidak terpisah.

Link

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Menurut jacob Neilson, tips-tips untuk membangun sebuah link :

· Gunakan trailing slash “/” untuk direktori (menampilkan lebih cepat)

· Memberikan gambaran pada link : 2-4 kata.

· Termasuk judul link untuk menjelaskan sambungan WebRef

· Warna pada link :

Link-link pada website pikiran rakyat diberikan warna biru sebelum link tersebut belum dikunjungi dan untuk memberikan suatu kejelasan kepada para pengunjug Tetapi pada website tersebut tidak memberikan warna yang beda bila link tersebut sudah dikunjungi. Ini akan membuat kepada para pelanggan tidak dapat memprediksi tujuan sebuah link dan tidak mengetahui link mana yang sudah dan yang belum dikunjungi. Akhinrnya pelanggan mencoba untuk mengunjungi ulang.

Kemudian untuk link pada menu yang memiliki warna latar yang sama dengan latar web dan dengan ukuran text yang kurang besar, ini akan membuat kepada para pengunjung tidak memberikan kejelasan apakah itu link menu atau bukan.

Tetapi secara keseluruhan bahwa pada website pikiran-rakyat.com dari link-link tidak diberikan breadcome. Sehingga para pengunjung tidak tahu dimana dia berada dan tidak tahu bagaimana caranya untuk bisa kembali ke halaman yang sudah dikunjunginya.

Page Design

Juni 27, 2008 oleh utsblog1

Page design (Perancangan Halaman)

ü Response Times

Menurut Jacob Nielson respons time dibagi menjadi 3 interval, yaitu :

Respons time < 0.1 detik/second = seketika/spontan (instantaneous).

Respons time < 1 detik. = aliran sepanjang yang tak terputuskan dalalm satu ruang/spasi informasi

Respons time < 10 detik = batas untuk menyimpan perhatian para pemakai di dalam dialog.

  • Memiliki waktu tanggapan(respon time) yang dapat diprediksi: variabilitas rendah juga penting untuk respons time dan harapan-harapan yang konsisten.
  • Menyimpan halaman variabilitas respons time kepada suatu yang minimum.
  • menunjukan ukuran dari file-file yang lebih besar bahwa akan download dalam 10 detik atau lebih pada luas bidang yang lazim (50Kbytes pada 56Kbps)

Menurut saya analisis dari website pikiran-rakyat.com memiliki waktu respon yang besar. Karena untuk pertama kali masuk ke situs tersebut harus menunggu waktu beberapa detik/menit untuk bisa masuk ke situsnya. Begitu juga ketika mencoba menelusuri suatu link membutuhkan waktu respon yang besar.

Disini saya tidak bisa mengukur atau memprediksi waktu respon untuk file download karena dari situs ini tidak disediakan file download.